Apakah ini Tanda-Tanda Kebangkrutan KlikSaya? Yuk Kita Sharing Bersama

Apakah ini Tanda-Tanda Kebangkrutan KlikSaya? Yuk Kita Sharing Bersama ~ KlikSaya adalah PPC asli Indonesia, bahkan PPC ini sering masuk dalam jajaran PPC Indonesia Terbaik dan Terpercaya dalam review berbagai blogger. Beberapa tahun ke belakang memang saya juga merasakan hal demikian, saya measakan bahwa KlikSaya adalah satu-satunya PPC Indonesia terbaik dan terpercaya.

Meskipun iklannya sangat monotn, yaitu hanya iklan obat dan bisnis online, namun penghasilan dari kliksaya bisa dibilang lumayan. Komisi perkliknya berkisar antara 250 - 600 rupiah bahkan ada yang bisa mencapai 1200 rupiah/ klik. Jadi jika minimal satu hari 20 klik saya penghasilan bisa berkisar antara 5000 - 24000. Penghasilan minimal perbulan dari KlikSaya berkisar antara 150.000 sampai dengan 720.000. Ini penghasilan yang sangat besar dari sebuah PPC lokal.

Kabar terakhir, KlikSaya akan membuat perubahan pada harga perkliknya. Yaitu dipatok dengan harga 600/ klik. Tentu ini merupakan kabar gembira bagi para publisher. Dengan standar harga tersebut maka penghasilan dari KlikSaya bisa menyaingi penghasilan dari google adsense. Tapi apakah ini benar-benar nyata?

Sangat menyedihkan, setelah ada perubahan harga yang katanya 600/klik bukan penghasilan naik yang didapatkan tapi penghasilan menurun secara signifikan. Biasanya minimal penghasilan perbulan bisa mencapai 150.000 kini anjlog hanya pada angka 70 ribu hingga 100 ribuan saja.

Mengapa demikian?
Setelah saya cek, ternyata harga perklik dari KlikSaya bukan 600 rupiah tapi justru cuma 60 rupiah. Ini benar-benar kenyataan pahit yang dirasakan oleh saya sebagai publisher setia KlikSaya. Lihat screen shoot di bawah ini.
Dari screen shoot di atas, jika dihitung dengan harga terbaru yaitu 600/ klik maka seharusnya penghasilan saya adalah 97.800, andai kata itu dihitung dengan harga terenda sebelum ada perubahan harga yaitu 200/klik maka penghasilan saya seharusnya adalah 32.600. Sangat jauh berbeda dengan kenyataan yang hanya mendapatkan 11.970, kalau dihitung maka perkliknya cuma dihargai 73 rupiah saja. Ini benar-benar sangat menyebalkan.

Bagaimana dengan proses pembayaran komisi?
Selama ini sih masih berjalan lancar. Setiap bulan KlikSaya masih memberikan hak saya sebagai publisher meskipun sangat kecil. Tapi, semakin hari saya semakin sebel lihar earning dari KlikSaya.

Adakah teman-teman blogger yang saya seperti saya menjadi publisher KlikSaya? Kalau ada ayo donk share pengalamannya di sini, bagaimana dengan KlikSaya. Apakah KlikSaya memang akan bangkrut atau gemana? Sekaligus kasih rekomendasi PPC lokal yang masih bisa dipercaya dengan harga perkliknya lumayan tinggi.

4 Responses to "Apakah ini Tanda-Tanda Kebangkrutan KlikSaya? Yuk Kita Sharing Bersama"

  1. Sama gan, kayaknya mesti rapat dengan kliksaya untuk membahas permasalahan tersebut gan...

    BalasHapus
  2. hahahaha

    anamratus itu biaya avertising di kliksayo, ntar dipotong sepersekian prosen buat klisayo dan publisher.

    jadi anamratus perklik itu bukan buat publisher, tapi biaya yg harus dibayar advertiser hahahaha

    BalasHapus
  3. Iya, sekarang KlikSaya ada iklan yang nilainya cuma 60 rupiah saja. Terus, iklannya udah jarang muncul. Parh bgt. Apa Kliksaya sudah mau bangkrut ya?

    BalasHapus
  4. Gan, iklan yang komisi hanya 60 rupiah itu sifatnya CTR tinggi. Lihat saja screenshotnya CTR bisa diatas 1%. Iklan banner biasa CTR hanya 0,1%.

    Misalnya jumlah tampil 10.000. Iklan CTR tinggi bisa menghasilkan 100 klik @60 = 6.000. Sedangkan iklan biasa hanya menghasilkan 10 klik @ Rp. 3.600.

    Kalau menulis review, jangan hanya melihat satu sisi saja.

    BalasHapus